Asal Usul Menarik di Balik Warna Merah, Kuning Emas, Dan Imlek
Bangsapoker.net - Warna selalu merepresentasikan sebuah kehidupan. Tanpa warna bisa jadi hidup kita akan terasa hambar dan membosankan.
Selain itu, Warna juga sudah menjadi penanda terhadap sesuatu kejadian yang penting, dalam hidup manusia. Seperti hal nya warna merah dan kuning emas yang identik dengan perayaan Orang Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek.
Jika warna-warna tersebut sudah mulai ditemukan di pusat-pusat kota baik berbentuk ornamen, lampion, atau baju. Artinya Tahun Baru Imlek tinggal beberapa hari lagi akan tiba.
Pasti ada yang bertanya-tanya, kenapa ya Imlek dan warna merah selalu menjadi kombinasi yang tepat untuk tahun baru orang tionghoa?
Untuk itu mari kita bahas ulasnya
1. Warna Merah, yang melambangkan Kebahagiaan
Baru Imlek adalah pertanda kebahagiaan. Bisa jadi hal itu di dapat karena dalam setiap momen
pergantian tahun, pastinya terselip sebuah kebahagiaan disana.
Terlebih orang Tiongkok percaya bahwa dalam kehidupan ini ada enam elemen penting
didalamnya, yaitu : Api, Air, Tanah, Angin, dan Logam. Lantas, merah di Imlek pun bisa pula
menjadi perlambangan elemen Api yang di harapkan bisa memberikan kehangatan serta
kebahagiaan bagi orang-orang yang merayakannya.
2. Warna Merah, yang melambangkan menghapus Kesusahan
Warna itu diibaratkan sebagai pengharapan agar di hapuskannya segala kesedihan dan kesusahan
di tahun lalu, untuk kemudian mengharapkan datangnya segala kebahagiaan di tahun mendatang.
3. Warna Merah melambangakan simbol kebaikan
Para Praktisi Feng-Shui berpendapat bahwa warna merah pada saat perayaan Imlek dapat juga di
artikan sebagi simbol kebaikan hati, kebenaran, serta ketulusan hati. Tidak heran bila saat Imlek
tiba, orang Tionghoa akan saling berbagi kebaikan terhadap sanak saudara, tetangga, bahkan
sesama
4. Warna Merah, sebagai pembawa keberuntungan
Warna merah dalam perayaan Imlek pun dipercaya oleh orang Tionghoa sebagai sebuah paket yang
akan membawa mereka pada keberuntungan di tahun yang baru ini. Ada juga sebagian dari
masyarakat yang mengecat rumahnya dengan warna itu agar keberuntungan bisa menyelimuti
kehidupan mereka.
5. Warna Merah, juga bisa diartikan sebagai penyelamat
ada sebuah kisah legenda yang menceritakan bahwa setiap hari Imlek menjelang, akan ada monster
ganas bernama "Nian" yang berkeliaran ke setiap desa untuk memangsa dan mengacau.
Namun ternyata monster ini takut akan warna merah. Maka tidak heran kalau sampai saat ini
rumah orang Tionghoa, menjelang Imlek akan banyak sekali ornamen berwarna merah, baik ber
bentuk lampion maupun tulisan mantra di depan pintu.
6. Warna Kuning, sebagi simbol Kekaisaran
Selain warna merah, Imlek pun di identikan pula dengan warna kuning emas. Warna tersebut
diartikan sebagai perlambangan kemakmuran yang selalu didambakan semua orang.
Warna kuning emas juga merupakan warna sakral karena sering dipakai sebagai hiasan kekaisaran,
mulai dari istana, jubah, kursi, dan lainnya.
7. Warna Kuning, melambangkan kemakmuran
Karena Imlek hampir selalu berbarengan dengan musim dimana penanaman bibit pertanian
dimulai, maka Imlek pun dijadikan sebuah awalan bagi orang Tionghoa yang berprofesi sebagai
petani. Dengan datangnya Imlek, mereka memiliki sebuah pengharapan baru agar kemakmuran
di bidang pertanian dapat bertahan dan berlebih.
Demikianlah artikel yang berhubungan dengan Imlek kali ini.



0 Komentar